Redaksi Buser

Jaringan Media Siber Nusantara

Kepala Desa Saketi Bersama Ketua P3A Karya Tani Sukses Meningkatkan Produktivitas Hasil Panen Padi Program Pemerintah Dalam Ketahanan Pangan

PANDEGLANG | Redaksibuser.com —- Atas nama karya tani di cianjur berhasil mensukseskan Peran P3A serta mampu Optimalkan Air Irigasi, menjadi Kunci dalam meningkatkan Produktivitas Hasil Panen pada 18 /9/ 2025 pukul 08:49 WIB.

Ruhyat Nawawi, kepada Media ini me menyebutkan, atas pengelolaan sumber daya air terlaksana sukses, program Peran P3A Optimalkan Air Irigasi menjadi Kunci untuk meningkatkan Produktivitas Hasil Panen kelompok kariya tani yang berada di Desa Ciandur, Penyediaan air irigasi melalui peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) merupakan langkah ini untuk mendongkrak peningkatan produksi pangan secara signifikan.”Ujarnya. Kepada Media ini saat di hubungi.

Masih Ruhyat Nawawi menambahkan, Dilihat dari segi pengalaman di lapangan menunjukkan kehadiran P3A sudah mampu melakukan pengelolaan air dalam suatu sistem irigasi yang lebih luas.

Iya nya juga mencontohkan, pemeliharaan saluran irigasi di tingkat sekunder dan primer ataupun daerah irigasi secara utuh, atas pembinaan dan pemberdayaan kelembagaannya sudah mencapai pada tingkat mandiri langsung di lokasi pisik.

P3A merupakan salah satu lembaga atau kelompok petani di pedesaan yang handal dan berperan penting dalam pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan air irigasi.

Lembaga ini secara khusus mewadahi para petani yang terkait dengan tata kelola air irigasi di tingkat usaha tani sekaligus dalam pengawasan Kepala desa Pandeglang, Peran P3A Optimalkan Air Irigasi, Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Hasil Panen tersebut.

Lanjut Ketua P3A Ruhyat Nawawi menyebutkan, kelompok kariya tani yang berada di desa ci andur Kecamatan Saketi, atas penyediaan air irigasi melalui peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) merupakan langkah terbaik untuk mendongkrak peningkatan produksi pangan secara signifikan, dilihat dari segi pengalaman di lapangan menunjukkan kehadiran P3A sudah mampu melakukan pengelolaan air dalam suatu sistem irigasi yang lebih luas.”Ujarnya.

Masih Ruhyat Nawawi selalu Ketua Karya Tani, Cianjur dengan mencontohkan, pemeliharaan saluran irigasi di tingkat sekunder dan primer ataupun daerah irigasi secara utuh yang pembinaan dan pemberdayaan kelembagaannya sudah mencapai pada tingkat mandiri saat investigasi langsung di lokasi pisik.

Lanjut lagi, P3A merupakan salah satu lembaga atau kelompok petani di pedesaan yang handal dan berperan penting dalam pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan air irigasi.

Lembaga ini secara khusus mewadahi para petani yang terkait dengan tata kelola air irigasi di tingkat usaha tani sekaligus dalam pengawasan Kepala Desa Cianjur Mochammad Riyana.

Menurut M Riyana memaparkan, pentingnya peran P3A menjadi panutan yang disebutkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2004, di mana petani diberi wewenang dan tanggung jawab pemeliharaan di tingkat usaha tani.

Sedangkan pentingnya penguatan atas pemberdayaan petani pemakai air juga tertulis dalam regulasi khusus, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2007 yang mengamanatkan pembinaan dan pemberdayaan P3A menjadi tanggung jawab instansi pemerintah daerah (IPD).

Salah satu contoh P3A yang terus berusaha mengatasi keterbatasan ketersediaan air adalah P3A kelurahan desa ciandur Kecamatan Saketi kabupaten Pandeglang provinsi Banten.

Para pekerja dilokasi, saat di wawancara melalui Kepala desa Saketi, “mengungkapkan. bahwa dengan memaksimalkan pengendalian air dari irigasi diyakini dapat mengurangi kesulitan air. yang sudah menghabiskan biaya Rp.(195,000.000) seratus sembilan puluh lima juta.

Tentunya Tambah Mochamad Riyana “Dengan memanfaatkan sumber pengairan irigasi serta pengelolaan kelembagaan kelompok usaha tani, Saya yakin jelasnya, ini mampu mengatasi kesulitan air terutama pada saat musim kemarau. Dengan demikian hasil panen juga dapat meningkat sesuai dengan harapan kelompok usaha tani.

Pada saat musim kemarau yang berbarengan dengan musim tanam tentu harus didukung dengan pengairan yang baik. yang mampu mencukupi kebutuhan air untuk musim pertanaman. Pada saat belum terbentuk kelembagaan ini, nyaris di lokasi ini hanya ada pertanaman satu musim saja yaitu saat musim penghujan.

“Namun dengan kelembagaan antara kerja sama yang baik kelompok Tani dan P3A yang berkolaborasi serta terkelola dengan baik, atas pengelolaan air irigasi yang dapat mencukupi kedepan tidak ada lagi lahan sawah tidak bisa ditanami padi.” Tuturnya.

Masih Kepala desa ciandur Kecamatan Saketi kabupaten Pandeglang provinsi Banten, menyebutkan, bahwa Pembangunan irigasi pengairan sangat penting bagi masyarakat yang notabene sebagai petani padi dapat menghasilkan ketahanan pangan.

“Pembangunan irigasi ini sangat penting untuk masyarakat yang memang kesehariannya hidup dari hasil bertani padi. Bahkan disini tak hanya petani padi saja, Ada juga yang menanam timun suri pada musimnya. Jelas kepala desa Pandeglang
Peran P3A Optimalkan Air Irigasi, Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Hasil Panen.

“Pembangunan irigasi ini sangat penting untuk masyarakat yang memang kesehariannya hidup dari hasil bertani padi. Bahkan disini tak hanya petani padi saja, Ada juga yang menanam timun suri pada musimnya. Jelas kepala desa Mochamad riyana yang juga merupakan aktifis kesehatan. (HL24 / Nuryani)

 

 

Edoyor….zamri.