Redaksi Buser

Jaringan Media Siber Nusantara

Pucuok Adat Kenegerian Salo: Datuok Maharadjo Kini Duduk Sama Rendah, Tegak Sama Tinggi dengan Ninik Mamak 12.

Kampar Salo — Pucuok Adat Kenegerian Salo, Datuok Permato Said, menyampaikan makna mendalam usai pelaksanaan acara Ba Ulun Ka Nagoyi di Kenegerian Salo, Kabupaten Kampar, Riau. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa setelah prosesi adat ini dilaksanakan, Datuok Maharadjo secara resmi telah diakui dan memiliki kedudukan yang sejajar dengan para ninik mamak 12 Kenegerian Salo Kamis 16/10/2025.

“Setelah acara Ba Ulun Ka Nagoyi iko dilaksanakan, maka Datuok Maharadjo telah duduk samo randah, tagak samo tinggi dengan Datuok-Datuok ninik mamak 12 Kenegerian Salo,” ujar Datuok Permato Said, Pucuok Adat Kenegerian Salo, dengan penuh wibawa di hadapan hadirin.

Acara adat yang sarat makna ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Prosesi Ba Ulun Ka Nagoyi merupakan bagian penting dari tata cara adat Kenegerian Salo dalam mengesahkan dan mengakui kedudukan seorang pemangku adat di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, pemuda-pemudi, serta masyarakat Kenegerian Salo. Turut hadir pula perwakilan dari pemerintah setempat yang memberikan apresiasi atas pelestarian adat dan budaya di wilayah tersebut.

Pucuok Adat Datuok Permato Said berharap, dengan diakuinya Datuok Maharadjo secara adat, dapat memperkuat tali persaudaraan antar kaum dan menjaga marwah adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Harapan kami, dengan duduknya Datuok Maharadjo dalam barisan ninik mamak 12 ini, adat Kenegerian Salo semakin kokoh, rukun, dan berdaulat di tengah masyarakat,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan jamuan adat sebagai tanda syukur atas terlaksananya prosesi dengan baik dan lancar.

✍️✍️ Sapi’i