KAMPAR – redaksibuser.com – Sorotan terhadap kondisi SMPN 1 Kampar akhirnya sampai langsung ke meja Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. Ketua DPD Wawasan Hukum Nusantara (WHN) Kabupaten Kampar, Udo Muslim, menemui langsung orang nomor satu di Kabupaten Kampar itu pada Minggu malam (15/03/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Pertemuan tersebut membahas kondisi fisik bangunan sekolah serta administrasi di SMPN 1 Kampar yang dinilai kurang terawat dan memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Udo Muslim menyampaikan hasil investigasi yang dilakukan pihaknya bersama awak media saat menjalankan fungsi kontrol sosial di sekolah tersebut.
Menurut Udo, saat melakukan peninjauan di lapangan, pihaknya kerap mendengar pernyataan dari kepala sekolah yang menyebut kedekatannya dengan Bupati Kampar.
“Saya sebagai Ketua WHN bersama awak media melakukan investigasi ke SMPN 1 Kampar. Namun setiap kami turun, diduga kepala sekolah Muhammad Yasir, selalu menyebut kedekatannya dengan bapak bupati dan mengatakan mereka sama-sama seperjuangan sejak masa sekolah dulu,” ujar Udo Muslim di hadapan bupati.
Mendengar hal tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar langsung memberikan respons tegas. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mencampuradukkan urusan pemerintahan dengan hubungan pribadi.
“Saya sebagai bupati menjalankan roda pemerintahan ini tidak memandang hubungan kedekatan dengan siapa pun. Jika ada kepala sekolah atau pejabat dari instansi mana pun yang tidak bekerja dengan benar, akan saya beri sanksi bahkan diberhentikan dari jabatannya,” tegas Ahmad Yuzar.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak segan mengambil tindakan tegas terhadap pejabat yang dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik.
“Jangankan kepala sekolah SMPN 1 Kampar, Hambali saja saya berhentikan dari jabatannya karena tidak beres dalam menjalankan tugas,” ungkapnya dengan nada tegas.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Bupati Kampar untuk menindak tegas setiap pejabat yang terbukti tidak menjalankan tugas dengan baik tanpa memandang kedekatan pribadi.
Sementara itu, WHN menyatakan akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik di Kabupaten Kampar.
✍️✍️ Sapi’i

More Stories
Polemik Tanda Tangan dan Anggaran Belum Jelas, Revitalisasi SDN 004 Pulau Birandang Disorot.
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti Dorong Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah, PGRI Harus jadi Motor Penggerak Kualitas Pendidikan.
Diduga Penggunaan Dana Penyertaan Modal BUMNag TA 2025 Nagori Kahean Jadi Sarat Korupsi Oknum Pangulu