Redaksibuser.com. SELATPANJANG– Pemkab Kepulauan Meranti gas digitalisasi keuangan daerah. Sekda Sudandri buka High Level Meeting TP2DD di Aula Kantor Bupati, Rabu (10/6/2026), mewakili Bupati AKBP (Purn) H. Asmar.
Fokus utama: percepat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah/ETPD. Kuncinya tata kelola keuangan transparan, efisien, akuntabel.
Langkah konkret: Bapenda + Bank Riau Kepri Syariah luncurkan pembayaran retribusi non-tunai via QRIS. Libatkan Dishub, Perindag, Perkim LH. Tim IT Bapenda juga siapkan Aplikasi SiCebol untuk bayar PBB online.
Sekda Kepulauan Meranti, Sudandri membacakan sambutan Bupati H. Asmar:
“Elektronifikasi transaksi adalah indikator keberhasilan P2DD sesuai Permendagri 56/2021. Digitalisasi solusi krusial di tengah keterbatasan dana transfer pusat. Saya minta seluruh OPD kolaborasi, integrasikan teknologi digital demi mutu pelayanan publik.”
Sudandri tegaskan peran kecamatan sebagai garda depan. Diminta aktif koordinasi Desa/Kelurahan untuk percepat realisasi PBB-P2 dan wujudkan kemandirian fiskal.
Kepala Bapenda Meranti, Agusyanto:
“P2DD wadah dorong inovasi ETPD. Efisiensi, efektivitas, antisipasi kebocoran penerimaan, transparansi pajak-retribusi. Pergerakannya bisa dimonitor real-time. Optimalisasi PAD jadi kuncinya.”
Branch Manager BRK Syariah Selatpanjang, Wiwin Syahputra:
“Transformasi digital bukan pilihan, tapi kebutuhan. BRK Syariah komitmen dukung penuh. Layanan QRIS, Mobile Banking, Virtual Account, Cash Management System siap percepat elektronifikasi daerah.”
Hadir: Kepala KP2KP Selatpanjang Henry Rotuahman Manik, Asisten Adm Umum M. Mahdi, pimpinan OPD, Camat, dan undangan…
Editor….zamri.

More Stories
BHABINKAMTIBMAS DESA BANTAR PANEN CABAI RAWIT DUKUNG KETAHANAN PANGAN
Haflah + Wisuda Perdana PKBM: Babus Sa’adah Cetak 8 Lulusan Paket B-C
BRIPTU Syafrianto Ajak Warga Meranti Kembangkan Usaha Lele dari Pekarangan