Dairi-Sumut redaksibuser.com
Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 Desa Tualang Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi, menjadi sorotan publik. Alokasi sekitar 20 % dari Dana Desa yang diperuntukkan sebagai penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang digunakan untuk Ketahanan Pangan (Ketapang) diduga bermasalah atau dikelola tidak sesuai ketentuan.
Berdasarkan informasi dari salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya menuturkan penyertaan modal BUMDes yang disebut mencapai lebih kurang Rp. 140.000.000 yang bergerak dibidang peternakan Babi Diduga bermasalah tapi lebih jelas datang lah kedasa kami langsung bapak tanyakan sama Kepala Desa Tualang tuturnya.
Atas hal tersebut muncul pertanyaan besar publik, apakah Dana tersebut benar benar dikelola BUMDes sebagai Badan Usaha Milik Desa atau hanya sekedar Label administratif saja untuk melegitimasi belanja demi kepentingan Pribadi Kepala Desa? .
Publik menduga sebagian dana penyertaan modal tersebut digunakan untuk kepentingan di luar usaha produktif desa atau untuk kepentingan pribadi.
Untuk memastikan kebenaran laporan informasi dari Masyarakat tersebut Awak media mendatangi Kantor Kepala Desa Tualang Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi guna melakukan konfirmasi untuk menyajikan berita berimbang,tapi sungguh mencengangkan sesampainya dikantor Desa Tualang pukul 14,20 Wib Kantor desa tersebut tanpa penghuni Awak media bersabar menunggu sampai pukul 15,00 Wib Tapi sungguh disayangkan perangkat desa seseorangpun tidak ada yang hadir juga awak media bergegas pulang awak media bertemu beberapa masyarakat dan menanyakan keberadaan kepala desa Tualang mereka menjawab kalau kepala Desa Tualang jarang hadir kerna beliau berdomisili di tigalingga sebenarnya kami pun masyarakat kecewa memilih beliau jadi kepala desa Tualang oleh sebab pembangunan juga tidak ada yang beres ungkapnya.
awak media juga mempertanyakan dimana lokasi peternakan babi yang dikelola oleh BUMDes atau Ketua Ketapang, tambah mencengangkan lagi kerna masyarakat tidak ada yang tau, kerna pengakuan mereka tidak ada peternakan babi di desa mereka ,tapi entahlah mana tau ada dibuat di desa di luar desa ini ungkap mereka merasa kesal.
Sudah jelas Penyertaan Modal BUMDes/Ketapang Desa Tualang tidak terealisasi sesuai informasi Masyarakat, jadi bagaimana Kepala Desa mempertanggung jawabkan Anggaran tersebut, sedangkan kuat dugaan kegiatan tersebut fiktif.
Dasar hal tersebut kami dari media Sidik24jam.com meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindaklanjuti laporan informasi ini sebagai dasar untuk melengkapi bukti bukti dan petunjuk lainnya terkait dugaan Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa dan Penyertaan Modal BUMDes/Ketapang TA 2025.
Berita ini diterbitkan Kepala Desa Tualang Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi belum dapat di konfirmasi.
(Redaksi)

More Stories
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti Dorong Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah, PGRI Harus jadi Motor Penggerak Kualitas Pendidikan.
Diduga Penggunaan Dana Penyertaan Modal BUMNag TA 2025 Nagori Kahean Jadi Sarat Korupsi Oknum Pangulu
Kapolres Kampar Pimpin Apel Kesiapsiagaan: Hadir di Tengah Masyarakat, Cegah Masalah Sejak Dini.