Bangkinang kota –
Diduga Direktur Utama Aneka Karya Setanum, Didin Syaripudin, menuai kontroversi setelah pernyataannya yang menantang wartawan untuk membuka data terkait proyek pembangunan gedung serbaguna yang diduga mangkrak di Jalan Gelombang, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar,Riau.
Pernyataan tersebut memicu reaksi dari kalangan insan pers di Kampar. Para jurnalis menilai tantangan tersebut justru menjadi momentum untuk menuntut transparansi penuh atas proyek yang bersumber dari dana participatig Interest ( PI ) tahun anggaran 2025 tersebut. juma’t. 10 / Okt / 2025.
Salah seorang wartawan lokal menyebut bahwa sikap Dirut Didin terkesan menantang publik, padahal sebagai pimpinan perusahaan pelaksana proyek, ia seharusnya memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.
“Kita menyambut baik tantangan itu. Sekarang saatnya Dirut Aneka Karya Setanum membuka seluruh data proyek secara transparan—mulai dari nilai kontrak, progres pekerjaan, hingga laporan penggunaan anggaran,” ujar salah seorang perwakilan insan pers di Bangkinang.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Aneka Karya Setanum belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan proyek mangkrak tersebut. Publik kini menantikan langkah selanjutnya dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah dalam menindaklanjuti persoalan yang menjadi sorotan ini.
✍️ Tim ✍️

More Stories
Polemik Tanda Tangan dan Anggaran Belum Jelas, Revitalisasi SDN 004 Pulau Birandang Disorot.
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti Dorong Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah, PGRI Harus jadi Motor Penggerak Kualitas Pendidikan.
Diduga Penggunaan Dana Penyertaan Modal BUMNag TA 2025 Nagori Kahean Jadi Sarat Korupsi Oknum Pangulu