Redaksi Buser

Jaringan Media Siber Nusantara

Apel Siaga Karhutla 2026, Bupati Asmar Instruksikan Peralatan Harus Siap Operasional

Buser24com.  MERANTI – Pemkab Kepulauan Meranti perkuat kesiapsiagaan hadapi karhutla. Komitmen itu ditunjukkan lewat Apel Siaga Bencana Karhutla 2026 yang dipimpin Bupati AKBP (Purn) H. Asmar di Halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Kamis (4/6/2026), bareng Polres Meranti.

Apel ini langkah strategis antisipasi dampak musim kemarau dan fenomena Super El Nino yang berpotensi naikkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Bupati Asmar: Kesiapsiagaan Kunci Utama.  
Dalam amanatnya, Bupati Asmar tegas: kesiapsiagaan seluruh unsur kunci mencegah dan menangani karhutla. Iklim ekstrem bisa picu panas panjang, kekeringan, curah hujan turun, berdampak ke kesehatan, lingkungan, hingga ekonomi.

AKBP (Purn) H. Asmar, Bupati Kepulauan Meranti: 
“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita menghadapi tantangan iklim ekstrem dan fenomena Super El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Karena itu diperlukan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak.”

Meranti termasuk wilayah rentan karhutla di Riau, jadi pencegahan harus jadi prioritas. Saat apel juga dicek kesiapan personel, sarana-prasarana, plus koordinasi lintas sektor biar penanganan cepat, tepat, terintegrasi.

Bupati ajak pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, hingga masyarakat tingkatkan kewaspadaan jelang kemarau. Pencegahan berkelanjutan lewat edukasi: jangan buka lahan dengan bakar, lebih peduli potensi kebakaran di lingkungan.

Kolaborasi Desa Jadi Garis Depan.   
Untuk deteksi dini, Bupati minta peran aktif camat, lurah, kades, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, adat, masyarakat, dan Masyarakat Peduli Api/MPA di tingkat desa.

Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang kuat dari seluruh stakeholder agar potensi bencana dapat dicegah sejak dini.”

Di akhir, Bupati instruksikan petugas dan instansi terkait tetap siaga dan pastikan peralatan penanggulangan selalu siap operasional.

Mari jadikan apel siaga ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Kabupaten Kepulauan Meranti dari ancaman karhutla. Dengan kesiapsiagaan, disiplin, dan kerja sama yang solid, kita optimistis mampu menghadapi tantangan iklim ekstrem dan melindungi masyarakat serta lingkungan.”

Apel diikuti Forkopimda, TNI-Polri, instansi vertikal, OPD, swasta, dan elemen masyarakat yang terlibat cegah-tangani karhutla…..

Editor…..zamri.