Redaksi Buser

Jaringan Media Siber Nusantara

Dapur MBG XIII Koto Kampar Kembali Disorot, Menu Siswa SD Dinilai Tak Sesuai Standar Gizi.

Kampar – redaksibuser.com – Dapur MBG di wilayah XIII Koto Kampar kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, menu makanan yang diterima siswa pada Selasa (24/02/2026) di SD Negeri 017 Tanjung Alai diduga tidak memenuhi standar gizi yang seharusnya diberikan kepada peserta didik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu yang dibagikan kepada siswa hanya terdiri dari tiga butir anggur, empat butir kurma, satu buah roti, serta dua buah kerupuk ubi. Menu tersebut ditaksir memiliki nilai maksimal sekitar Rp8.000 per porsi.

Kondisi ini memicu pertanyaan dari masyarakat dan orang tua siswa terkait kelayakan asupan gizi yang diberikan kepada anak-anak di lingkungan sekolah. Pasalnya, makanan yang disajikan dinilai jauh dari standar kebutuhan nutrisi yang mendukung tumbuh kembang serta aktivitas belajar siswa.

Sejumlah pihak menilai program penyediaan makanan bagi siswa seharusnya mengedepankan keseimbangan gizi, seperti kandungan protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang memadai. Namun, menu yang diterima siswa justru dianggap tidak mencerminkan prinsip tersebut.

“Ini menyangkut kesehatan dan masa depan anak-anak. Program makanan di sekolah seharusnya memberikan asupan bergizi, bukan sekadar makanan ringan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sorotan publik terhadap dapur MBG XIII Koto Kampar bukan kali pertama terjadi. Masyarakat mendesak pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan program makanan sekolah, termasuk transparansi anggaran dan kualitas menu yang disajikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur MBG maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian standar gizi tersebut.

Masyarakat berharap adanya pengawasan ketat dari pemerintah daerah serta instansi pendidikan agar program pemenuhan gizi siswa benar-benar berjalan sesuai tujuan dan tidak merugikan peserta didik.

✍️✍️ Sapi’i