Simalungun-Sumut Redaksibuser.com
Diduga program ketahanan pangan ( Ketapang ) yang bersumber dari dana desa ( DD ) Nagori silau Merawan kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun Sumut dipaksakan, hasilnya warga membiarkan pupuk kandang/organik tersebut terlantar.
Konsekwensinya pupuk kandang/Organik tersebut tidak di pergunakan banyak warga Nagori Silau merawan, jadi kesannya pengadaan pupuk kandang /organik itu diduga kepentingan pihak tertentu.
Seperti yang dikatakan salah seorang narasumber yang bisa dipercaya dan tidak mau Disebut Namanya di media ini tidak semua warga membutuhkan pupuk kandang/organik itu, jadi seyogianya pengadaan pupuk kandang itu tidak sesuai kebutuhan semua Masyarakat dan itu tidak hasil dari MUSDUS Dan MUSDES ungkapnya.
Beberapa waktu lalu mediaredaksibuser.com telah konfirmasi terhadap Pangulu Nagori silau Merawan melalui Aplikasi WhatsAppnya, namun sungguh di sayangkan hingga kini ( 12/03/2025 ) sang Pangulu ” tidak mau menjawab konfirmasi Wartawan “, dikhawatirkan ada yang ditutup tutupinya.
Artinya tujuan pemerintah dalam program ketapang yang bersumber dari DD untuk desa Nagori silau Merawan melenceng.
Untuk itu diminta kepada Bupati Simalungun Agar tidak melindungi Pangulu Nagori silau Merawan yang disinyalir tertutup pada informasi publik.
( Tim )

More Stories
Diduga Mantan Pedagang Ikan Kini Sok Kritik Pemda dan DPRD Kampar
AAMR Siap Kepung Disdik Riau, Dugaan Bisnis Seragam Sekolah di SMA Negeri Kampar Memanas.
Diduga Anti Kritik, Kepsek SDN 007 Pulau Lawas Bentak Wartawan Saat Hendak Investigasi Keluhan Wali Murid.