Kampar – Tegangan memuncak di Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kampar! Kepala Desa (Kades) Taufik Hidayat kini jadi sorotan tajam setelah diduga menolak melantik Kepala Dusun (Kadus) yang telah dipilih langsung oleh masyarakat.
Isu panas ini membuat desa bergejolak. Warga geram, kekecewaan membuncah, dan pertanyaan besar terus menghantui:
“Apa alasan kades Taufiq Hidayat menolak suara rakyatnya sendiri?
“Siapa yang bermain di balik penundaan pelantikan ini?
Kamis (25/9/25), warga yang sudah tak sabar akhirnya turun menemui awak media. Mereka menilai kades seperti sengaja menggantung nasib dusun dan mengabaikan kehendak masyarakat.
“Kami merasa diabaikan! Suara rakyat tidak dihargai, padahal kami sudah memilih Kadus. Kalau kades tidak mau melantik, biarlah Bupati Ahmad Yuzar yang melantik langsung!” tegas salah seorang warga dengan wajah penuh emosi.
Situasi makin memanas. Desakan keras dialamatkan ke Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, agar segera turun tangan. Warga menuntut bupati memberikan teguran keras kepada Taufik Hidayat yang dinilai sudah menyalahi aspirasi rakyat.
Pulau Jambu kini seperti bom waktu. Jika persoalan ini tak segera diselesaikan, dikhawatirkan akan memicu gejolak sosial lebih besar.
Apakah Kades Taufik Hidayat akan terus membangkang kehendak masyarakat?
Ataukah Bupati Kampar akan turun tangan memecah kebekuan ini?
Semua mata kini tertuju pada Pulau Jambu, menanti siapa yang akan memenangkan pertarungan: suara rakyat atau kekuasaan kades.
**( Tim )**

More Stories
KRYD Satlantas Lombok Timur Digencarkan, Polisi Sasar Pelanggaran hingga Potensi Kejahatan Jalanan
Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang, Minta Pemberitaan Berimbang
Arahan Kapolres Meranti, Polsek Tebing Tinggi Pastikan Stok Pakan Lele BUMDes Aman