Redaksi Buser

Jaringan Media Siber Nusantara

Kepala BPMD Kampar Disorot!! Dugaan Selingkuh Kabid Keuangan Diduga Hanya DiTangani Sekilas”

KAMPAR –redaksibuser.com –  Dugaan perselingkuhan yang menyeret seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar kian memanas dan menjadi buah bibir masyarakat.

Kabid Keuangan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kampar berinisial RJM disebut-sebut terlibat hubungan terlarang di luar pernikahan. Ironisnya, pengakuan itu disampaikan langsung di ruang kerjanya kepada wartawan, memicu gelombang kecaman publik.

Peristiwa ini mencuat saat sejumlah awak media mendatangi kantor DPMD Kabupaten Kampar untuk melakukan konfirmasi. Di hadapan wartawan, RJM disebut tidak membantah adanya hubungan tersebut.

Ia juga mengaku belum pernah dipanggil oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kampar (BKPSDM) terkait dugaan pelanggaran etik tersebut.

Pengakuan itu justru mempertegas kesan bahwa dugaan pelanggaran moral di tubuh birokrasi daerah seolah belum dianggap serius. RJM menyebut dirinya hanya dipanggil secara informal oleh Kepala DPMD untuk pembicaraan singkat.

Usai menemui RJM, wartawan kemudian meminta klarifikasi kepada Kepala DPMD Kabupaten Kampar, Pebri Naldi. Namun, jawaban yang disampaikan dinilai tidak menunjukkan langkah tegas.

“Saya hanya memanggil sekilas. Kalau saya memanggil untuk mengklarifikasi, pasti saya panggil beberapa wartawan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut justru memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Publik menilai, jika benar terjadi pelanggaran moral oleh pejabat eselon, seharusnya ada mekanisme resmi dan transparan, bukan sekadar pemanggilan informal yang terkesan meremehkan persoalan.

Desakan kini mengarah kepada Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, agar segera mengambil langkah tegas. Sejumlah tokoh masyarakat menilai dugaan ini bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan menyangkut integritas jabatan dan marwah pemerintahan daerah.

“Ini bukan soal urusan rumah tangga semata. Ini pejabat publik. Kalau benar, harus dicopot. Jangan sampai citra Pemkab Kampar rusak karena pembiaran,” tegas seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak BKPSDM terkait rencana pemeriksaan terhadap RJM.

Publik kini menanti keberanian pimpinan daerah dalam menegakkan disiplin dan etika aparatur, agar dugaan skandal ini tidak menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kampar.

✍️✍️ Sapi’i