Redaksi Buser

Jaringan Media Siber Nusantara

RS Husada Bunda Salo Diduga Abaikan Pasien Melahirkan, Keluarga Soroti Pelayanan dan Kejujuran Tenaga Medis.

Oplus_131072

Kampar Salo– Redaksibuser.com – Dugaan buruknya pelayanan kesehatan kembali mencuat di RS RSIA HUSADA BUNDA. Seorang pasien melahirkan asal Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, disebut-sebut tidak mendapatkan penanganan yang layak selama menjalani perawatan.

Hal ini diungkapkan oleh suami pasien berinisial AF mengaku kecewa berat terhadap pelayanan tenaga medis di rumah sakit tersebut, yang dinilai tidak profesional dan terkesan mengabaikan kondisi istrinya.Selasa, ( 17/03/2026 ).

“Selama dua hari tiga malam istri saya di rumah sakit itu, kami tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari perawat medis,” ungkap AF dengan nada kesal.

Tak hanya soal pelayanan, AF juga menyoroti sikap tenaga medis yang dianggap tidak transparan. Ia mengaku sempat menanyakan keberadaan dokter yang menangani istrinya, namun mendapat jawaban yang berubah-ubah.

“Saya tanya dokter, perawat bilang dokter tidak masuk hari ini pak. Tapi tidak lama kemudian, tiba-tiba dokter itu muncul,” ujarnya.

Dokter yang dimaksud diketahui adalah Dr. Frita DWi Luhuria, SP.OG. yang menangani proses persalinan istrinya.

Lebih lanjut, AF mengungkapkan adanya kejadian yang membuat pihak keluarga semakin terpukul saat proses persalinan berlangsung.

“Saat istri saya melahirkan, ari-ari (plasenta) bayi kami hancur di dalam. Ini sangat kami sesalkan dan membuat kami kecewa berat,” katanya.

AF juga mempertanyakan kualitas pelayanan yang diberikan, mengingat dirinya merupakan peserta BPJS Mandiri kelas 1 dengan iuran sekitar Rp300 ribu per bulan.

“Kami bayar BPJS tiap bulan, kelas 1. Tapi kenapa pelayanan seperti ini? Kami merasa tidak diperlakukan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Keluarga berharap pihak rumah sakit dapat memberikan klarifikasi serta bertanggung jawab atas dugaan kelalaian tersebut. Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap kinerja tenaga medis demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS RSIA Husada Bunda belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan investigasi, guna memastikan standar pelayanan kesehatan di Kabupaten Kampar berjalan sesuai aturan dan menjamin keselamatan pasien.

✍️✍️ Tim