Pangkalpinang, Satu tahun lebih berlalu Pasca insiden Tongkang Blue Shapire digandeng Tugboat (TB) Majestic Artic milik PT. Global Sinergi Maritim (GSM) menabrak batas Tiang Penyanggah Jembatan EMAS Air Anyir Baturusa, di bulan Juni 2025 lalu, progresnya masih tidak jelas, diduga adanya pembiaran.
Hasil rapat dengan KSOP, Polair, lalu pemilik kapal juga siap ganti rugi. Tetapi ini (nilai kerugian–red) masih dihitung oleh PU (Pekerjaan Umum) karena itu aset pemprov yang pencatatan nomornya ada di PU provinsi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan saat dikonfirmasi, Rabu (2/7/2025).
Dalam rapat tersebut pihak perusahaan siap untuk mengganti segala kerugian pada Aset milik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut. Adapun sangksi yang diberikan terhadap PT. GSM jikalau dengan batas waktu yang diberikan ganti rugi belum dipenuhi pihak pelayanan akan mencabut izin berlayar pada perusahaan tersebut.
Saat tim jejaring media melakukan konfirmasi ke agen perwakilan perusahaan di Bangka Belitung bernama Baron, ” Baron menjelaskan diperkirakan progres pekerjaan dimulai pada bulan Mei namun hingga sampai saat ini sudah lebih satu bulan pekerjaan belum juga terealisasi, publik menilai seolah olah pihak PT. GSM sengaja membiarkan kerusakan tersebut dan berniat lari dari tanggungjawab.
Terlihat jelas pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibuat tak berkutik untuk mengambil langkah tegas sesuai hasil rapat di kantor KSOP dengan kesepakatan jikalau pihak perusahaan PT. Global Sinergi Maritim melanggar janji makasih izin berlayar akan di cabut, namun semua itu hanya isapan jempol belaka.
Tim jejaring media sempat meminta nomor kontak pihak perusahaan kepada saudara Baron agar tim jejaring media dapat melakukan konfirmasi langsung ke pihak perusahaan, namun sangat disayangkan Bron sepertinya keberatan untuk memberikan nomor kontak tersebut. 08/06/2026
Hingga berita ini dipublikasikan tim jejaring media masih berupaya melakukan konfirmasi ke Perusahaan PT. GSM agar berita menjadi berimbang (Tim Redaksi)

More Stories
KPK Bergerak! Bupati Kuansing Terjaring OTT, Kini Diperiksa Intensif
Lahan Sempit Hasil Maksimal”: Pesan Bripka Ade Fadhli ke Petani Jagung Manis Selat Panjang
Dari Polsek ke Sawah: Brigadir Ahmad Kamil Buktikan Polri Nggak Cuma Jaga Kamtibmas, Tapi Juga Jaga Pangan