Dairi redaksibuser.com
Diduga Keracunan Makanan dari MBG terjadi pada ratusan Siswa Siswi Sekolah Menengah kejuruan Swasta HKBP Sidikalang, kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara.
Setelah Awak media mendapat informasi dari masyarakat bahwasanya Siswa/i SMK Swasta HKBP Sidikalang mengalami keracunan makanan MBG, awak mediapun langsung menelusurinya dan
Setelah ditelusuri bahwa Siswa/i sekolah Swasta SMK HKBP Sidikalang telah mengalami keracunan setelah memakan Makanan Bergizi Geratis ( MBG ) yang dibagikan ke Sekolah tersebut.
Menurut keterangan dari beberapa siswa yang terkena racun makanan di Instalasi Gawat Darurat ( IGD ) mengatakan; bahwa sekolah Mereka ( SMK ) Swasta HKBP Sidikalang pada hari Senin, 09/02/2026 menyantap makanan dari MBG yang di antarkan kesekolah mereka, dan setelah menyantap makanan itu pada sore harinya mulai terasa mual-mual dan muntah hingga beberapa Siswa di larikan ke RSUD Sidikalang.
Kemudian Siswa juga mengatakan pada hari Selasa, 10/02/2026 bertambah korban yang berjatuhan hingga di larikan ke sejumlah Rumah Sakit yang ada di kota Sidikalang untuk mendapatkan pertolongan dan guru kami pun ada juga mengalami keracunan pak, pokonya setiap orang yang menyantap makanan MBG pasti terkena racun, tutur siswa tersebut kepada awak media dengan nada sedih.
Menurut keterangan dari beberapa masyarakat yang berhasil di himpun awak media bahwasanya penyedia / penyuplai Makanan Bergizi Geratis ( MBG ) itu di duga berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) Palapa Sidikalang, setelah kejadian itu banyak makanan di bawa pulang kembali oleh pihak penyedia, pada hal sebelum menyantap makanan MBG Para siswa/i tersebut tidak ada masalah, jadi kami selaku masyarakat menduga kuat, bahwa keracunan makanan tersebut berasal dari MBG, siswa/i yang terkena keracunan makanan MBG berjumlah kurang lebih 157 Orang, ungkap warga dengan kecewa.
Ketika Awak media konfirmasi via WhatsApp terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG ) Palapa Sidikalang perihal diatas beliau mengatakan “Izin pak sudah dilakukan pertemuan bersama Satgas dan Dinas Kesehatan, Dinas Kesehatan menyatakan adanya gangguan Pencernaan terhadap murid yang terdampak, untuk kebenarannya apakah penyebabnya karena MBG hari Senin masih sedang diuji Laboratorium MBG tersebut oleh Dinas Kesehatan dan sedang menunggu hasilnya” ungkapnya.
Masyarakat banyak yang merasa kecewa terhadap program Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) karena dimana mana sudah banyak para Siswa yang jadi korbannya, Masyarakat juga menyatakan bukan makanan Gratis yang dibutuhkan, tapi lebih dibutuhkan itu Pendidikan Gratis dengan membebaskan Siswa Siswi dari kutipan Uang SPP di setiap Sekolah Swasta atau Milik Pemerintah.
( Redaksi)

More Stories
Polsek Rangsang Barat Dukung Asta Cita Lewat Program Pekarangan Pangan
Penyerahan Kurban Presiden di Meranti Berlangsung Khidmat
Ribuan Warga Padati Jalan Merdeka Sambut Malam Takbir Idul Adha