Redaksi Buser

Jaringan Media Siber Nusantara

Diduga Oknum Kepala Sekolah SDN 035945 Binalun Lakukan Pungli Terhadap Penjual Jajanan Di Area Sekolah

Pakpak Bharat redaksibuser.com

Seorang Guru itu sungguh mulia, di segani dan hormati sehingga di sebut juga Tut wuri handayani artinya di depan sebagai contoh, di belakang sebagai pendorong. Cerdasnya generasi anak bangsa adalah sebuah karya sang guru anak bangsa itu sendiri. Bagaimana kalau kita melihat oknum kepala sekolah SD Negeri No 035945 Binalun, Kecamatan sttu jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara, di duga melakukan pengutipan dari penjual jajanan di area sekolah .

Pasalnya, awak media ini menerima informasi dari masyarakat, bahwasanya yang bisa melakukan berjualan bentuk jajanan di dalam area sekolah harus membayar sejumlah uang sebesar Rp 1.000.000.00 ( satu juta  Rupiah)kepada oknum perjualan  di sekolah tersebut. Kalau tidak mahu bayar, tidak bisa berdagang / Jualan di area Sekolah dimaksud, tambahnya lagi, sedangkan jualan gorengan saja di kutip, bagaimana pula dengan dana BOS nya Pak? tuturnya kepada awak media ini, dengan kesal, nama narsum sengaja tidak di tuliskan namun dapat di percaya.

Selanjutnya, terkait info tersebut awak media ini langsung beranjak menuju sekolah SDN No 035945 Binalun, pada hari Jumat, 02/05/2025, sekira pukul 08.58 wib untuk menemui kepsek bermarga Angkat, untuk memastikan apakah benar adanya pengutipan yang dilakukan oleh oknum di sekolah itu? Namun kepsek tidak berada di sekolah itu, menurut keterangan para guru di SD itu mengatakan,” bahwa Kepsek BR Angkat sedang pergi ke Diklat Cikaok untuk mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional.

Kemudian, awak media  pun konfirmasi terhadap Kepsek SD Negeri Binalun BR Angkat melalui  Aplikasi WhatsaApp  pada hari jumat, 02/05/2025, sekira pukul 12.53 wib memastikan,” apakah benar adanya pengutipan dilakukan kepala sekolah terhadap penjual jajanan makanan di arena sekolah SDN Binalun tersebut Beliau mengatakan itu siapa yang bilang dan apa urusan orang dirumahku,itukan otonomi daerah ungkap kepsek sembari mematikan telponnya

Untuk itu, publik mengharapkan kepada Bupati cq Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat, agar dapat menertibkan oknum-oknum yang melakukan pengutipan liar ( pungli ) di lingkungan sekolah di seluruh kabupaten Pakpak Bharat, baik uang ujian, uang perpisahan, uang berjualan di area Sekolah dan lain sebagainya. Karna itu memberatkan bagi masyarakat dan mencederai pendidikan.

( Redaksi )

—-040525—-