Redaksi Buser

Jaringan Media Siber Nusantara

ISPU Kampar Capai Level Berbahaya, Kepsek SMAN 2 XIII Koto Kampar Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah.

KAMPAR — Redaksibuser.com Kondisi kualitas udara di Kabupaten Kampar, Riau, menjadi perhatian menyusul meningkatnya Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Sejumlah laporan pada hari tersebut mencatat ISPU Kampar berada pada level sangat tidak sehat hingga berbahaya. Salah satu pemantauan pada pukul 11.30 WIB mencatat angka mencapai 380, dengan PM2.5 menjadi parameter kritis.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala SMAN 2 XIII Koto Kampar, Pariyal, S.Pd., M.Pd., mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Kampar untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Pariyal mengajak masyarakat, khususnya para pelajar dan kelompok yang rentan, untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara belum membaik.

“Dengan kondisi kualitas udara yang saat ini kurang baik, mari kita bersama-sama mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika memang harus beraktivitas di luar, gunakan masker sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan,” imbaunya.

Menurutnya, kondisi udara seperti ini perlu menjadi perhatian bersama karena masyarakat, terutama anak-anak sekolah, dapat lebih rentan terhadap dampak buruk paparan polusi udara.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan kondisi kesehatan apabila mulai merasakan keluhan yang berkaitan dengan paparan udara yang buruk.

“Yang paling penting adalah kita menjaga kesehatan bersama. Mari saling mengingatkan, terutama kepada anak-anak kita, agar tidak terlalu banyak beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih seperti ini,” ujarnya.

Sebelumnya, kondisi kualitas udara Kampar pada 6 Oktober 2026 juga mendapat perhatian pemerintah daerah. Wakil Bupati Kampar Misharti mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker apabila harus keluar rumah.

Sementara itu, perkembangan kondisi udara dan kebijakan aktivitas pendidikan terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait serta mengambil langkah pencegahan sesuai kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

Imbauan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan hingga kualitas udara Kabupaten Kampar kembali membaik.

✍️✍️ Sapi’i