BANGKINANG KOTA — Redaksibuser.com – Kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius. Untuk mengantisipasi dampak terhadap kesehatan warga sekolah, Kepala UPT SMPN 2 Bangkinang Kota, Dedi Sunardi, S.Pd., M.Pd., mengimbau para siswi agar menggunakan masker saat beraktivitas di lingkungan sekolah.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar para siswa tetap terlindungi dari paparan udara yang tercemar asap.Rabu,26/08/2026.
Dedi mengingatkan agar penggunaan masker dilakukan dengan benar, terutama ketika siswa harus beraktivitas di luar ruangan. Menurutnya, kesehatan dan keselamatan siswa harus menjadi perhatian utama selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.
“Pakai masker, lindungi diri, lindungi sesama. Sekolah sehat, siswa hebat, prestasi meningkat,” menjadi pesan yang ditekankan dalam imbauan tersebut.
Kabut asap akibat karhutla diketahui dapat membawa partikel halus seperti PM2,5 yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Kementerian Kesehatan juga mengimbau masyarakat menggunakan masker dan memantau kualitas udara untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.
Beberapa keluhan kesehatan yang dapat muncul akibat paparan udara tercemar antara lain batuk, pilek, iritasi saluran pernapasan, mata perih dan berair, mudah lelah, sakit kepala hingga sesak napas. Karena itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan, khususnya bagi anak-anak yang masih menjalani aktivitas pendidikan.
Selain menggunakan masker, pihak sekolah mengimbau siswa untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, memperbanyak minum air putih serta menghindari aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk perlindungan sederhana selama kualitas udara berada dalam kondisi kurang baik.
Kepala UPT SMPN 2 Bangkinang Kota juga mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan tidak menganggap remeh kondisi kabut asap.
“Mari lindungi diri agar tetap sehat dan aman saat beraktivitas di sekolah. Gunakan masker dengan benar, jaga kebersihan diri dan lingkungan, serta hindari aktivitas di luar lapangan jika tidak diperlukan,” demikian imbauan tersebut.
Dengan kepedulian bersama, lingkungan sekolah diharapkan tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar, meskipun kondisi udara di luar sedang menghadapi ancaman kabut asap.
✍️✍️ Sapi’i

More Stories
Republik Corruption Watch (RCW) Laporkan Kepala Sekolah MAN Dairi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
Diduga Kutipan Komite Dan Dana BOS Tahun 2025 Jadi Sarat Korupsi Oknum Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri Dairi
Diduga Penggunaan Dana BOS Dan Kutipan Komite jadi Sarat Korupsi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sianjur Mulamula