Bangkinang kota – Dugaan pemerasan oleh oknum pejabat kembali mencuat di Kabupaten Kampar, Riau. Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Kampar. Drs.H.Dendi zulhairi, M. Si diduga memeras pengurus Koperasi KNes dengan dalih akan membantu menyelesaikan permasalahan internal koperasi tersebut.
Menurut informasi yang beredar, total uang yang diduga diminta oleh Kadis Koperasi tersebut mencapai Rp50 juta hingga Rp75 juta, dan dikabarkan telah terealisasi sekitar Rp73 juta. Setiap kali berjumpa dengan pengurus Koperasi KNes, Kadis Koperasi itu juga disebut-sebut kerap meminta tambahan uang sebesar Rp5 juta hingga Rp10 juta.
“Setiap kami datang ke kantor Dinas Koperasi untuk membicarakan masalah penyelesaian koperasi, selalu ada permintaan uang dengan alasan akan membantu menyelesaikan persoalan kami,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan Senin (13/10/2025).
Namun, hingga kini belum ada penyelesaian yang jelas terkait persoalan di tubuh Koperasi KNes. Justru, kondisi koperasi semakin tidak menentu akibat tekanan dan dugaan praktik pungutan liar tersebut.
Sontak Beberapa pengurus koperasi bahkan mengaku tertekan karena setiap pertemuan dengan Kadis Koperasi Dendi zulhairi selalu disertai dengan permintaan uang dalam jumlah bervariasi. “Kami merasa diperas. Janjinya mau bantu, tapi sampai sekarang tidak ada hasil,” ujar sumber lain.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Kampar belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui sambungan telepon dan pesan singkat belum mendapat jawaban dari kadis koperasi Dendi zulhairi.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat dan pelaku koperasi di Kampar. Mereka berharap Bupati Kampar Ahmad Yuzar serta aparat penegak hukum ( APH ) turun tangan untuk menyelidiki dugaan pemerasan yang mencoreng citra pelayanan publik di lingkungan Dinas Koperasi kabupaten Kampar Riau.
✍️✍️ Sapi’i

More Stories
Prokopim Meranti Jadi Rujukan, DPRD Karimun Pelajari Penguatan Komunikasi Publik
Wujudkan Kesejahteraan, Sekda Meranti Ikuti Musyawarah Perwakilan Masyarakat Pesisir Riau
Peringati Hari Anak Nasional, UPT SMPN 6 Siak Hulu Teguhkan Komitmen Ciptakan Sekolah Ramah Anak dan Bebas Bullying Menuju Indonesia Emas 2045.