RANGSANG PESISIR, REDAKSIBUSER.COM – Hingga Rabu (20/8/2026) *Kepala Desa Sonde dan Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sonde, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti belum memberikan respon apapun terkait surat konfirmasi yang dilayangkan pihak media pada 8 Agustus 2026 lalu.
Surat bernomor 02/Buser24com/KFR/VIII/2026, tersebut berisi permintaan data dan perkembangan BUMDes sebagai bahan pemberitaan untuk mengangkat potensi dan peran BUMDes dalam meningkatkan perekonomian desa.
Pihak media mengaku sangat kecewa atas sikap tidak responsif dari Kepala Desa dan pengurus BUMDes Desa Sonde tersebut.
“5 Poin Konfirmasi Tak Kunjung Dijawab”.
Dalam surat konfirmasi tertanggal 8 Agustus 2026 itu, media meminta klarifikasi terkait 5 hal penting, yaitu:
1. Profil BUMDes : Nama, akta pendirian, pengurus, dan bidang usaha yang dijalankan saat ini.
2. Perkembangan usaha : Unit usaha yang aktif, omzet, dan jumlah tenaga kerja yang diserap.
3. Kontribusi ke Desa : Besaran PADes yang disetor ke kas desa tahun 2025 dan 2026.
4. Program/Kegiatan : Rencana pengembangan usaha dan kendala yang dihadapi BUMDes.
5. Dukungan Pemerintah : Bantuan dana, pelatihan, dan fasilitas dari Pemdes, Pemkab, dan pihak lain.
Namun hingga 12 hari sejak surat dilayangkan, tidak ada jawaban, klarifikasi, jawaban dari pihak Desa Sonde.
Diduga Ada Indikasi Tidak Beres”,
Sikap bungkam ini menimbulkan tanda tanya besar. Keterbukaan informasi terkait pengelolaan BUMDes merupakan bagian dari akuntabilitas publik, apalagi BUMDes menggunakan dana desa dan menjadi tumpuan peningkatan ekonomi masyarakat.
Kami sangat kecewa terhadap Kades dan pengurus BUMDes Desa Sonde. Surat resmi untuk konfirmasi data BUMDes sudah kami layangkan sejak 8 Agustus 2026, tapi sampai sekarang 20 Agustus 2026 tidak ada respon sama sekali. Ini patut diduga ada indikasi yang tidak beres dalam pengelolaan BUMDes,” ujar Zam Azhari, Wartawan Buser24com Kabupaten Kepulauan Meranti.
Desak Audit Oleh Instansi Terkait,
Menanggapi hal tersebut, pihak media menghimbau instansi terkait seperti Inspektorat, Dinas PMD, dan Camat Rangsang Pesisir untuk segera melakukan audit terhadap dana dan pengelolaan BUMDes Desa Sonde.
“Ketika konfirmasi resmi dari media saja diabaikan, bagaimana dengan keterbukaan kepada masyarakat? Kami minta pihak terkait segera turun tangan mengaudit dana BUMDes Desa Sonde agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Sonde dan pengurus BUMDes masih belum membuahkan hasil.
Media tetap membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada Kepala Desa Sonde dan Pengurus BUMDes untuk memberikan klarifikasi dan data yang dibutuhkan. (ZAMRI).

More Stories
Diduga Tebang Pilih, Orang Tua Tersangka Curi Tangki Semprot Laporkan ke Propam
Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK
Pemasangan Tiang WiFi di Nagarejo Galang Diprotes Warga, Diduga Tanpa Izin dan Diwarnai Intimidasi